Gusur Apple, Microsoft Kini Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
Microsoft Corp sukses menggeser Apple. (foto: dok. unsplash)

Bagikan:

DENPASAR – Microsoft berhasil menggusur Apple Inc sebagai perusahaan publik paling berharga di dunia.

Apple tak lagi menjadi perusahaan paling bernilai setelah sahamnya terkontraksi sekitar 2 persen pada penutupan bursa saham Amerika Serikat pekan lalu.

Apple terpukul 6 miliar dolar AS untuk penjualannya selama kuartal IV tahun fiskal 2021 akibat kendala pada rantai pasokan global yang terus menerus. Kondisi ini menyebabkan pendapatan Apple meleset dari target ekspektasi Wall Street.

Bos Apple, Tim Cook, mengatakan dampaknya akan lebih buruk pada kuartal penjualan liburan saat ini.

"Dibandingkan dengan rekan FAANG (Facebook, Amazon, Apple, Netflix dan Google) yang kurang fokus pada perangkat keras, Apple juga lebih rentan terhadap gangguan rantai pasokan," kata Sophie Lund-Yates, analis ekuitas di Hargreaves Lansdown.

Saham Apple turun, Microsoft naik

Saham Apple turun 1,8% untuk mengakhiri sesi di 149,80 dolar AS per lembar, yang memberikan perusahaan penurunan kapitalisasi pasar 2,48 triliun dolar AS.

Sebaliknya, saham pembuat perangkat lunak Windows Microsoft naik 2,2% ke rekor tertinggi 331,62 dolar AS, mengakhiri sesi dengan kapitalisasi pasar 2,49 triliun dolar AS.

Apple, yang telah membeli kembali saham senilai 421,7 miliar dolar AS selama bertahun-tahun, telah mengumumkan pembelian kembali saham besar-besaran senilai 90 miliar dolar AS pada bulan April. Akibatnya, kumpulan saham yang beredar terus menyusut, dan perusahaan mengakhiri kuartal keempat fiskalnya dengan 16,4 miliar saham.

Saham Microsoft telah melonjak 49% tahun ini, dengan permintaan yang disebabkan oleh pandemi untuk layanan berbasis cloud yang mendorong penjualan. Saham Apple telah naik 13% sepanjang tahun ini.

Nilai pasar saham Apple menyalip Microsoft pada 2010 karena iPhone menjadikannya perusahaan teknologi konsumen utama dunia. Perusahaan-perusahaan tersebut telah bergiliran sebagai bisnis paling berharga di Wall Street dalam beberapa tahun terakhir, dengan Apple memegang gelar tersebut sejak pertengahan 2020.

Analis mengatakan Apple telah mengelola masalah rantai pasokan dengan baik, tetapi dengan peringatan Cook tentang lebih banyak tekanan, pintu terbuka untuk memukul kinerjanya saat musim liburan dimulai.

Sebaliknya, Microsoft pada Selasa lalu, memperkirakan akhir yang kuat untuk tahun kalender ini. Tetapi juga memperingatkan bahwa kesengsaraan rantai pasokan akan terus mengganggu unit kunci, seperti yang memproduksi laptop Surface dan konsol game Xbox.

Artikel ini telah tayang dengan judul Microsoft Corp Geser Apple sebagai Perusahaan Paling Berharga di Dunia.

Selain informasi soal Microsoft jadi perusahaan paling berharga di dunia, simak perkembangan situasi terkini baik nasional maupun internasional hanya di VOI. Waktunya Merevolusi Pemberitaan!