IDI Desak Pemerintah Lakukan Mitigasi Stok Oksigen Ditengah Lonjakan Kasus COVID-19
Ilustrasi oksigen. (Pixabay).

Bagikan:

JAKARTA – Ketua Satuan Tugas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban mendesak pemerintah agar melakukan mitigasi stok oksigen untuk keperluan darurat. Terlebih, kasus infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19 di Indonesia terus meroket tajam. 

Hal ini merespons adanya Rumah Sakit (RS) di sejumlah daerah yang dikabarkan mulai kekurangan pasokan oksigen akibat pasien COVID -19 terus bertambah. Imbas terjadinya lonjakan kasus COVID-19 pasca lebaran.

"Bukan berharap yang buruk. Tapi ada baiknya kita dorong pemerintah menyiapkan stok oksigen untuk keperluan darurat," ujar Zubairi dalam keterangannya, Rabu, 23 Juni.

Sarankan pemerintah lakukan desentralisasi stok oksigen

Dia juga meminta agar melakukan desentralisasi stok di beberapa daerah sehingga tidak akan mengganggu supply oksigen.

"Seperti mendesentralisasi stok di beberapa daerah sehingga segera tersedia jika suplai terganggu. Semoga kita punya mitigasi untuk hal ini," katanya.

Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) beberapa hari lalu melalui Sekjen PERSI, Lia G Partakusuma juga menyebutkan pihaknya telah mendapatkan laporan kekurangan oksigen di Jawa Tengah. Bahkan, dikabarkan RS di DI Yogyakarta juga mengalami kekurangan pasokan oksigen.

Untuk itu, Zubairi meminta agar daerah juga melakukan mitigasi persediaan oksigen mulai sekarang.

“Beberapa bulan silam sebenarnya kita punya cukup waktu memitigasi krisis oksigen, seperti yang terjadi di Yogyakarta saat ini. Apalagi oksigen adalah kunci dalam merawat beberapa pasien COVID-19. Saya harap, daerah lain punya mitigasi stok oksigen ini mulai sekarang. Wajib,” tegasnya.

Artikel ini telah tayang dengan judul Pasien COVID-19 Melonjak, IDI Minta Pemerintah Mitigasi Stok Oksigen.

 

Selain informasi soal mitigasi stok oksigen, simak perkembangan situasi terkini baik nasional maupun internasional hanya di VOI. Waktunya Merevolusi Pemberitaan!