Kasus COVID-19 Meroket, Pemerintah Pastikan Stok Oksigen Aman
Ilustrasi/antara

Bagikan:

DENPASAR – Pemerintah pusat memastikan stok oksigen masih aman di tengah meningkatkan jumlah kasus infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19 di Tanah Air.

"Sampai saat ini ketersediaan oksigen dalam bentuk konsentrator dan generator masih mencukupi atau dapat memenuhi pelayanan lebih dari 12 sampai dengan 48 jam," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, dikutip dari Antara, Jumat, 11 Februari.

Data per 6 Februari, di DKI Jakarta terdapat 1.541 oksigen konsentrator dan dua oksigen generator. Sementara di Banten ada 389 oksigen konsentrator dan empat oksigen generator. Di Jawa Barat terdapat 1.545 oksigen konsentrator dan 18 oksigen generator.

"Kecukupan yang sama juga telah dipastikan pada daerah lainnya, terutama di daerah dengan kenaikan kasus yang tergolong tinggi," tuturnya.

Wiku mengatakan pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan pendataan terkini dalam memenuhi kebutuhan tiap fasilitas kesehatan secara efektif.

7 provinsi jadi penyumpang kasus COVID-19 terbanyak

Dalam kesempatan itu, Wiku juga menyampaikan bahwa terdapat tujuh provinsi yang menjadi penyumbang kasus COVID-19 mingguan tertinggi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Provinsi-provinsi di Jawa dan Bali konsisten mendominasi jumlah kasus nasional," katanya.

Sementara itu, kasus COVID-19 harian yang dihimpun Satgas Penanganan COVID-19 pada Kamis (10/2), DKI Jakarta menjadi provinsi yang melaporkan kasus baru terbanyak, yaitu 11.090 orang, diikuti Provinsi Jawa Barat 9.403 kasus, Banten 5.031 kasus, Jawa Timur 4.054 kasus, dan Jawa Tengah 2.387 kasus baru.

Artikel ini telah tayang dengan judul Jangan Khawatir, Persediaan Oksigen Masih Cukup di Tengah Kasus Meningkat.

Selain informasi soal stok oksigen di tengah lonjakan kasus COVID-19, simak perkembangan situasi terkini baik nasional maupun internasional hanya di VOI. Waktunya Merevolusi Pemberitaan!