Gubernur Koster Imbau Masyarakat Bali Tak Rayakan Valentin, Shamsi Ali: Semoga tidak Dicap Radikal
Ilustrasi-Unsplash

Bagikan:

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengimbau masyarakat Bali tak merayakan Hari Valentine di bulan Februari. Sebagai gantinya, koster mengajak masyarakat untuk memperingati Hari Tresna Asih.

Imbauan tersebut disampaikan Koster dalam konferensi pers di Gedung Gajah, Jayasbha, Denpasar, Selasa, 8 Februari.

Gubernur Koster menilai, Hari Tresna Asih juga berkenaan dengan kasih sayang, terlebih Tresna Asih merupakan warisan leluhur. Sementara Valentine dari luar

"Sudah waktunya, kita melaksanakan hari tresna asih atau hari kasih sayang pada setiap rahina tumpek krulut, yang kita miliki di Bali sebagai warisan adiluhung dari leluhur, yang sepatutnya dilestarikan, disosialisasikan, dan dilaksanakan oleh pemerintah bersama masyarakat Bali," ujar Koster.

Imbauan Gubernur Koster direspon Shamsi Ali

Imbauan I Wayan Koster ini direspons positif oleh Imam Masjid New York Shamsi Ali. "Terima kasih pak Gubernur. Walau Bapak beragama Hindu, saya apresiasi," kata Shamsi Ali lewat cuitan di Twitternya dikutip dari VOI, Jumat, 11 Februaru.

Shamsi Ali mengkalim tahu benar bahaya dibalik mengadopsi budaya 'asing' yang tidak mengenal moral."Karena saya tahu bahaya akibat mengadopsi budaya yang tidak mengenal moral…,"

"Semoga Bapak tidak dikategorikan radikal ya… bayangkan kalau Kang Emil atau Bung Anies yang melakukan pelarangan ini…" cuit Shamsi Ali.

Artikel ini telah tayang dengan judul Wayan Koster Imbau Warga Bali Tak Rayakan Valentine, Imam Shamsi Ali Nimbrung: Bayangkan Kalau Anies yang Melarang Ini.

Selain informasi soal Gubernur Koster imbau masyarakat Bali tak rayakan Valentine, simak perkembangan situasi terkini baik nasional maupun internasional hanya di VOI. Waktunya Merevolusi Pemberitaan!