Punya Karakteristik Unik, Begini Cara Merawat Tanaman Bunga Hydrangea
Ilustrasi tanaman bunga hydrangea. (Unsplash/Josefin).

Bagikan:

DENPASAR - Tanaman bunga bokor alias hydrangea terkenal dengan karakteristiknya yang unik. Tanaman ini memiliki daun yang beracun dan warna bunganya bisa diubah dengan mengatur derajat keasaman media tanam.

Hortensia memiliki nama famili Hydrangeaceae yang mencakup 900 tanaman dengan 20 spesies berbeda serta 200 kultivar berbeda. Spesies yang paling umum menghias kebun halaman rumah adalah Bigleaf Hydrangea atau Hydrangea macrophylla.

Bunga hortensia tidak selalu menghasilkan biji. Sebagian besar, kelopaknya jatuh ketika penyerbukan dan kemudian menghasilkan biji. Warna bunganya beragam, tergantung jumlah aluminium dalam tanah. Umumnya berwarna merah, ungu, atau merah muda. Nah, jumlah aluminium dalam tanah ditentukan oleh tingkat keasaman tanah.

Sebagian besar varietas hydrangea berasal dari Asia. Sedangkan beberapa spesies berasal dari Amerika Utara. Begini cara mudah merawat tanaman bunga hydrangea di halaman rumah.

1. Tambahkan kompos di media tanam 

Kebanyakan tanaman hias hydrangea tumbuh subur di tanah yang ditambahkan kompos untuk memperkaya nutrisi media tanam. Umumnya, tanaman ini menyukai sinar matahari parsial dan terhindari dari panasnya terik siang. Tetapi beberapa varietas tetap bisa toleran dengan sinar matahari penuh.

2. Siram hydrangea tiga kali seminggu 

Hortensia menyerap air lebih banyak. Maka, perlu disiram secara cukup tetapi jangan sampai terlalu lembap ataupun terlalu kering. Setidaknya, ketika berusia satu hingga dua tahun pertama membutuhkan lebih banyak air. Mengutip laman Almanac, menyiram hydrangea idealnya tiga kali seminggu.

3. Beri pupuk tiga kali dalam setahun 

Tanaman hydrangea dengan daun lebih besar, perlu dipupuk setidaknya pada bulan Maret, Mei, dan Juni. Sedangkan hydrangea malai cukup dipupuk dua kali saja dalam setahun. Tepatnya pada bulan April dan juni.

4. Taruh jerami di media tanam 

Beberapa bahan bisa membantu menjaga keseimbangan media tanam hydrangea. Seperti mulsa kulit kayu, daun, daun pinus, atau jerami. Anda bisa menutup seluruh permukaan tanah dengan salah satu bahan tersebut.

5. Atur pH media tanam 

Tanaman hydrangea bisa terbilang unik. Pasalnya, daunnya tergolong beracun, tetapi beberapa cara pengobatan berbasis Budha kuno memakai akarnya untuk obat. Tetapi belum diketahui betul kriteria yang dipakai untuk pengobatan. Maka, hindari tanaman ini termakan hewan peliharaan ataupun anak-anak ketika bermain.

Warna bunga tanaman hydrangea dapat diubah dengan mengatur keasaman tanah. Meskipun tidak bisa dilakukan secara instan, atau membutuhkan beberapa waktu, bahkan berbulan-bulan. Warna bunga bisa diatur setelah mereka berusia 2 tahun.

Untuk mengubah bunga berwarna biru menjadi merah muda akan lebih mudah daripada merah muda menjadi biru. Hydrangea berdaun lebar, bisa berubah berdasarkan pH tanah. Idealnya, tanah asam dengan pH kurang dari 5,5 menghasilkan bunga warna biru. Sedangkan Ph 6,0 menghasilkan bunga merah muda. Untuk warna putih, tidak dipengaruhi oleh tingkat kelembapan tanah. Apabila Anda ingin hortensia berwarna ungu, bisa mengatur pH media tanam dengan pH 5,5 hingga 6,5.

Mengubah pH tanah bisa juga dengan memanfaatkan sisa bahan minuman di dapur. Salah satunya kopi, dilansir Garden Design, beberapa tukang kebun melaporkan keberhasilan mengubah hydrangea menjadi biru dengan memberikan bubuk kopi ke media tanam. Bubuk kopi, bisa membuat tanah lebih asam dan memungkinkan tanaman yang melambangkan cinta ini lebih mudah menyerap aluminium.

Sebaliknya, jika ingin mengubah warna dari biru ke merah muda, bisa menambahkan kulit telur. Kulit telur bermanfaat mengurangi keasaman tanah sehingga lebih sulit menyerap aluminium.

Artikel ini telah tayang dengan judul Warna Bunganya Bisa Berubah-ubah, Begini 5 Cara Merawat Hydrangea

Selain informasi soal cara merawat tanaman hydrangea, simak berita Bali terkini untuk berita paling update di wilayah Bali.