Tekan Kasus COVID-19, Analisis Genon untuk Deteksi Varian Baru Virus Corona Bakal Dipercepat
Ilustrasi. (Pixabay).

Bagikan:

DENPASAR – Pemerintah berkomitmen mempercepat proses keseluruhan genom (whole genom sequencing (WGS), metode komprehensif untuk melakukan analisis keseluruhan genom, guna mendeteksi varian baru virus corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19.

Proses pengurutan keseluruhan genom untuk mendeteksi varian virus corona yang sebelumnya memerlukan waktu dua pekan diusahakan bisa dipercepat menjadi sepekan, menurut siaran pers dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Jakarta, Jumat, 18 Juni.

Jadi dasar pengambilan kebijakan

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan bahwa hasil WGS akan menjadi masukan pemerintah dalam mengambil kebijakan mengenai pengendalian penyebaran virus corona.

​​​​​​"Hasil WGS digunakan untuk mengendalikan distribusi varian COVID-19 yang menyebar ke berbagai daerah di Indonesia," katanya, dikutip dari Antara. 

Semakin cepat rentang waktu pemeriksaan, Wiku mengatakan, semakin cepat didapat data yang diperlukan untuk merumuskan kebijakan penanganan yang tepat.

Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan WGS tidak dilakukan pada semua kasus penularan COVID-19, tetapi hanya pada kasus-kasus tertentu.

"Misalnya kasus dengan gejala tidak biasanya maupun kasus pada pelaku perjalanan luar negeri dan lain-lain," katanya.

Dia juga menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona varian apa pun.

"Tidak ada jalan lain sebaik disiplin protokol kesehatan. Karena itulah kita dapat memutus rantai penularan secara efektif dan efisien," katanya.

"Dan bagi yang sakit dan terinfeksi, untuk menjalani pengobatan sesuai prosedur untuk mempercepat kesembuhan," Wiku menambahkan.

Selain informasi soal pemerintah percepat analisa genom untuk deteksi varian baru virus corona simak perkembangan situasi terkini baik nasional maupun internasional hanya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!